Trip Mlancong




Provinsi


Dipublikasikan pada Hari Senin, 3 Agustus 2015 WIB

Sawarna Trip Bersama mlancong-ers, 8-10 Juli 2011

Kurang lebih jam 23.00, semua peserta sudah berkumpul di Gelael Pancoran sebagai tempat meeting point. Jam 23.30 rombongan 3 mobil yang berisi 16 orang peserta diberangkatkan.

Di Kamar 308

Selamat datang di Sawarna

Di jembatan gantung Sawarna

Di depan Gua Lalay

Menuju Tanjung Layar

Di Tanjung Layar

Sunset di Tanjung Layar

Indahnya Sawah Sawarna

Menuju Pantai Ciantir

Pantai Ciantir

Bermain di pantai

Di Pantai Ciantir

Senangnya...

Sampai ketemu lagi...

Melalui tol Jagorawi, boleh dikatakan perjalanan relatif lancar, bahkan di beberapa ruas jalan kendaraan bisa dipacu sampai dengan kecepatan 100 km per jam. Begitu lepas tol Ciawi arah Sukabumi, jalanan mulai padat. Banyak sekali truk-truk dengan lajunya yang sangat lambat membuat perjalanan tersendat. Ditambah dengan beberapa ruas jalan yang rusak.

Jam 4 dinihari mlancong-ers sampai di Pelabuhan Ratu setelah melalui kemacetan di sepanjang jalan Sukabumi. Ketika berada di Pelabuhan Ratu mlancong-ers menyempatkan mampir ke Kamar 308 Hotel Samudra Beach. Inilah kamar yang diyakini oleh sebagian orang sebagai salah satu tempat persinggahan Nyi Roro Kidul.

Sesaat setelah menyelesaikan semua acara di Pelabuhan Ratu, perjalanan dilanjutkan ke Sawarna. 2,5 jam kemudian malncong-ers sampai di Sawarna ketika waktu menunjukkan pukul 9.45 pagi hari. Walaupun terlihat capai, namun wajah-wajah mlancong-ers terlihat ceria ketika berfoto di gerbang Sawarna.

Setelah bersih-bersih, istirahat dan makan siang, perjalanan dilanjutkan ke Gua Lalay yang lokasinya tidak jauh dari penginapan. Hanya beberapa orang dari mlancong-ers yang masuk ke Gua Lalay, karena memang gelap dan berair.

Selesai carving Gua Lalay, perjalanan dilanjutkan ke Pantai Pulomanuk yang terletak sekitar 5 kilometer dari Gua Lalay. Pantai Pulomanuk adalah pantai yang sebagian sisinya karang-karang terjal, namun di bagian lain adalah pantai dengan pasir yang bersih serta asyik buat mandi.

Sampai akhirnya waktu menunjukkan pukul 3 sore sebelum akhirnya mlancong-ers kembali ke penginapan. Hanya istirahat beberapa saat di penginapan, perjalanan dilanjutkan dengan treking ke Pantai Tanjung Layar. Terletak kurang lebih 1,5 kilometer dari penginapan, dan di pinggir pantainya ada dua buah karang yang berbentuk layar, makanya dinamakan Tanjung Layar.

Sampai sore menjelang maghrib mlancong-ers menghabiskan waktu di Pantai Tanjung Layar. Dan malam harinya, setelah makan malam semua peserta lelap dengan tidurnya masing-masing dan mimpi indah tentang Sawarna.

Pagi harinya, yang merupakan hari terakhir di Sawarna, mlancong-ers menghabiskan waktu di Pantai Ciantir. Sebuah pantai dengan pasir yang putih, bersih dan garis pantainya hampir sepanjang 5 kilometer. Sungguh, pantainya masih sangat alami sekali.

Mlancong-ers nampak sangat antusias dan gembira sekali bermain di pantai. Tak terasa bermain di pantai, waktu menunjukkan pukul 9.30, dan dengan berat hati mlancong-ers meninggalkan keindahan Pantai Ciantir.

Kurang lebih jam 12 siang, mlancong-ers meninggalkan Sawarna dengan cita-cita akan kembali lagi.....

Trims atas semua partisipasi temen-temen semua : Jacky, Wilson, Alfie, Dika, Puti, Ocha, Olivia, Ita Wiana, Suzy Liaqna, Farha, Yati, Reni Anthony, Sita, Deedee, Asih dan Sesil.

By : AMGD



Kirim komentar

Nama :

Email :

Isi Komentar :

Masukan Angka Berikut ini : 699


×