Trip Mlancong




Provinsi


Dipublikasikan pada Hari Senin, 3 Agustus 2015 WIB

Rafting Bersama dalam Rangka 1st Anniversary mlancong.com

Sesuai kesepakatan sebelumnya kalau meeting poin untuk para peserta adalah di tempat parkir motor dan mobil Cawang, dengan posisi setelah UKI kalau dari arah Clilitan. Ketika saya tiba, semua peserta sudah tiba di lokasi, ada Om Heri, Om Ian, Om Andri, Om Arif, Om Dani, Mbak Hani, Diah, Wiwik dan Om Ozi. Wah..hanya satu orang peserta saja yang belum datang, si Freda.
 
Pemandian air panas
Senangnya di atas truk
Bergaya di atas truk
Di atas jembatan
Narsis nie...
Wah..senyumnya...
Hebaaat !!
Action di tengah sungai
 
Dam 3 meter
Dam terakhir dengan ketinggian sekitar 10 meter

Setelah menunggu lima menit, akhirnya si Freda datang dengan senyum malunya, idih..telat ya, jadi malu..hehehe. Lengkaplah sudah sebelas orang peserta rafting, langsung dilanjutkan dengan doa bersama, dan berangkatlah 3 mobil menuju Ciberang. Ada si Innova coklat, si Panther merah dan  si Avanza abu-abu, semuanya berjalan beriringan di jalan tol Jagorawi. Si Avanza abu-abu melaju paling depan sebagai penunjuk jalan, diikuti oleh dua mobil di belakangnya.

Semula perjalanan terasa lancar, karena bisa memacu kendaraan dengan kecepatan rata-rata 80-90 km/jam, namun begitu keluar pintu tol Bogor menuju arah IPB Dramaga, perjalanan mulai tersendat karena sempitnya jalan dan banyaknya angkot yang berjalan pelan dan berhenti sembarangan. Kemacetan kedua setelah IPB Dramaga adalah Pasar Leuwiliang yang jalannya sempit karena banyak pedagang yang mengambil badan jalan untuk berjualan. Duh..kapan sih pada bisa tertib...!!

Lepas dari kemacetan Leuwiliang praktis tidak ada kemacetan lagi sepanjang jalan menuju Ciberang. Pemandangan pedesaan, kebun sawit, persawahan dan suasana alami penduduk sekitar menghibur kami semua yang berada di mobil. Setelah melakukan perjalanan 3,5 jam lamanya akhirnya kami semua tiba di lokasi meeting poin Rafting Ciberang. Duh..akhirnya..sampai juga.

Snak satu kardus kecil langsung menyambut kami begitu memasuki pintu gerbang...”mangga..mangga..ini kuenya,” sapa si Ce dengan ramahnya menyambut kami semua. Antara rasa lelah dan gembira, kami semua menuju salah satu saung kemudian kumpul dan makan kue bersama. Di sela-sela makan tersebut, Mas AMGD, Sang Pemimpin rombongan memberikan sambutan singkat.

Yang pada intinya adalah, bahwa rafting ini dalam rangka memperingati ultah website mlancong.com yang pertama, yang sekaligus napak tilas, karena diluncurkannya juga dengan kegiatan rafting di Ciberang, Banten. ,”mlancong.com dibentuk dalam rangka ikut secara aktif memajukan kuliner dan wisata Indonesia, setidaknya menjadi tuan rumah di negara sendiri, ” Kata Mas AMGD dengan semangatnya dan sekaligus mengakhiri sambutannya.

Setelah sambutan dari Mas AMGD selesai, semua peserta berkemas dan bersiap untuk rafting. Untuk mencapai start rafting kami semua harus naik truk bersama dan menuju hulu sungai sepanjang kurang lebih 10 kilometer dari lokasi meeting poin. Ternyata asyik juga naik truk terbuka, menikmati segarnya udara pegunungan..jarang-jarang nih yang kayak beginian....hehehe.

 

Begitu sampai di lokasi, semuanya sudah bersiap-siap untuk bernarsis ria di depan jembatan gantung. Satu per satu semuanya bergaya, Om Ozi dengan PD nya, Om Ian dengan gaya kalm nya, Mbak Hani dengan senyumnya, hmm..Wiwik dengan gayanya yang manis, Om Heri dan Sang Permaisuri dengan mesranya, Om Arif dengan kakunya...hehehe...pokoknya semuanya narsis habis deh.

Karena sibuk bernarsis ria, sampai2 lupa waktu hingga akhirnya tim guide rafting memanggil kami untuk segara memulai rafting. Tiga perahu melaju di sungai Ciberang, perahu pertama adalah tim rescue, sedangkan perahu pertama dan kedua masing-masing diisi oleh semua peserta.

Maju, mundur, pindah kanan, pindah kiri, boom...begitulah aba-aba yang kami terima setiap melalui rintangan-rintangan yang ada di sungai. Saat mendebarkan tiba, karena kami semua harus melalui dam dengan ketinggian sekitar tiga meter. Di dahului oleh tim rescue, akhirnya satu per satu kami bisa melalui dam tersebut.

Namun sebelum melalui dam tersebut, rasa deg-degan ada dalam benak kami semua, ”mudah-mudahan tidak terguling perahunya”. Setelah melalui dam ini jeram dengan batu-batu besar benar-benar membuat kami semua kewalahan. Perahu tim rescue terbalik, perahu yang saya tumpangi juga sedikit lagi terbalik, dan betul saja perahu terakhir juga terbalik. Namun kami semua bersukur karena semuanya baik-baik saja.

Menjelang garis finish kami masih harus melalui satu dam lagi yang tingginya mencapai 10 meter. Tapi kali ini dibuat landasan luncur, sehingga perahu kami meluncur layaknya di waterboom. ”Hoi...hoi...,hoi”teriak semua orang dalam perahu ketika meluncur di dam tersebut. Akhirnya setelah hampir dua setengah jam berafting ria, kami semua mencapai garis finish dengan rasa puas dan senang.

,”Sebuah pengalaman yang tak terlupakan,” Kata Om Ian yang pertama kali baru mengikuti rafting. Begitupun para peserta lain juga menyatakan kegembiraan dan kepuasannya. Setelah bersantai sejenak di tempat finish, kami semua kembali ke tempat meeting poin. Begitu tiba, menu makan siang sudah siap menyambut kami semua. Ayam goreng, sayur shop, oncom tempe, ditambah dengan emping goreng, duh..bener-benar lezat. Sampai-sampai semua lauk yang ada habis tak tersisa..yang tersisa hanyalah nasinya.

Setelah makan, kami semua pun mandi air panas alami yang merupakan satu paket dengan rafting. Yang tadinya badan terasa pegel-pegel, terasa segar dan bugar setelah berendam air panas. Luar biasa memang khasiat air panas alami ini. Jam 4 sore kami semua meninggalkan lokasi untuk menuju rumah masing-masing. Walaupun jalan menuju pulang penuh dengan kemacetan sepanjang jalan, kami semua merasa puas dan selalu rindu untuk selalu mengarungi Ciberang.

Terimakasih buat Om Andry selaku Ketua Rombongan, teman-teman peserta, Baduy Rafting dan tentunya Om AMGD yang menggagas acara ini. Sukses buat mlancong.com.

By : Dance



Kirim komentar

Nama :

Email :

Isi Komentar :

Masukan Angka Berikut ini : 329


×