Trip Mlancong




Provinsi


Dipublikasikan pada Hari Senin, 3 Agustus 2015 WIB

Hebohnya yang Mlancong ke Pulau Sangiang

Wah…walaupun hanya 3 jam dari Jakarta, ternyata Pulau Sanghiang belum begitu dikenal secara luas. Maka dari itu pada tanggal 13-14 Juli 2012, Team Mlancong mengadakan trip ke Pulau Sangiang.

Mejeng dulu ah..

Dibalik matahari terbit..

Delia in action

Di tepi dermaga Pulau Sangiang

Di depan benteng kuno

Fila in action

Di pantai Batu Mandi

In action di tangga menuju menara pandang

Di Tanjung Bajo

Seminggu sebelum keberangkatan, beberapa orang peserta juga sudah mulai heboh dengan peralatan snorkling yang akan dibawa. Ningsih, salah satu peserta, juga nampak bingung apakah harus menyewa atau membeli alat snorkling. Delia, juga sudah sibuk mempersipkan bikini warna apa yang akan dipakai..hehehehe.

Dan hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, Jum’at malam, 13 Juli jam 23.45 Mlancong-ers memulai perjalanan ke Anyer-Pantai Cimanuk. Selama melewati tol – arah exit tol Cilegon Barat, perjalanan bisa dikatakan lancar jaya. Baru setelah memasuki kawasan Industri Cilegon dan Krakatau Steel, duuh jalanannya bener-bener…kayak kobangan kerbau. Rusak sana-rusak sini dan beberapa spot juga hanya memakai satu lajur dengan sistim buka tutup.

Kurang lebih jam setengah lima subuh, mobil elf yang membawa Mlancong-ers ke Desa Cikoneng, Anyer, mendarat sudah. Hmm…semua peserta nampak tertidur lelap, hanya Ana dan Lestari saja yang keluar dari mobil untuk melihat-lihat suasana sekitar. Baru kemudian jam 4.45 semua peserta keluar dari mobil…dan makan nasi uduk. Hmm…giliran ada nasi uduk dan teh manis aja pada keluar…dasar..hehehe.

Kegiatan selanjutnya adalah sholat Subuh di masjid yang lokasinya tidak jauh dari tempat parkir mobil. Dan jam 5.30 an, Mlancong-ers kembali melanjutkan perjalanan ke Pantai Manuk dan segera berlayar menuju Pulau Sangiang. Wah..wah…perahu baru berjalan 15 menit…semua orang sudah mencari posisi yang enak untuk tidur. ,”Kalau mau tidur mah di rumah aja… jangan dikapal,” teriak Delia dengan muka judesnya.

Orang-orang pada tidur, tapi Delia dan Deedee yang ccuantik tetap dengan energik memfoto sana dan memfoto sini. Sssst…tadi kayaknya makan nasi uduknya nambah, makanya terus eksis…hehehe. Dan nggak mau ketinggalan..Ningsih yang tadinya terlihat males-malesan, melihat kilatan lampu kamera, libido aktingnya jadi tumbuh. Busyet dah…jadinya si Delia, Deedee, Ningsih nafsu foto-foto, yang lainnya tidur pulas.

Satu jam kemudian perahu sudah mendekat ke dermaga Pulau Sangiang dan satu persatu Mlancong-esr pun terbangun. Kali ini tujuan pertama ketika berada di Pulau Sangiang adalah benteng kuno peninggalan Jepang. Terus terang bentengnya terlihat serem, tapi anehnya penampilannya sangat membuat gairah untuk foto-foto di dalamnya.

Dan yang paling bernafsu adalah Fila…tak peduli dengan tampak fisiknya yang angker…yang penting bisa bergaya coi…..di dalam benteng kuno. Dan herannya hasil foto2nya juga baguuss…wah jangan-jangan dibantu sama dedemit penunggu benteng…hehehehe.

Pantai Batu Mandi adalah tujuan berikutnya, entah kenapa dinamakan pantai Batu Mandi, guide yang menemani saya juga tidak tahu. Walaupun sedikit kotor, namun view yang ditampilkan pantai Batu Mandi sangatlah eksotis. Pantai yang berbentuk teluk dengan latar belakang bukit kecil yang berdiri tegak, dengan sela-selanya pantulan cahaya matahari, sungguh membuat romantis pagi itu.

Semuanya mulai berpose untuk mengabadikan momen-momen yang ada, Alfie, Widi, Rita, Sita, Iye, Deedee, Delia, Ningsih, Ana dan Lestari…semuanya tak mau ketinggalan. Bahkan semuanya nampak malas untuk melanjutkan perjalanan, maunya santai-santai aja di Pantai Batu Mandi. Walapun molor sedikit dari waktu yang ditentukan, akhirnya perjalanan dilanjutkan juga ke Menara Pandang.

Wah, melihat tangga menuju menara pandang yang terus meninggi, sebagian Mlancong-ers menyerah dan memilih tidak melanjutkan perjalanan ke menara pandang. Dan ketika sampai di menara pandang pun tidak semuanya naik, wuiih,,tinggo bo…takuuut. Hanya Fila, Widi dan Ana yang sampai di atas menara, selamat ya, telah berhasil naik..hehehehe.

Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu pun tiba, it’s time for snorkling….snorkling di Tanjung Bajo….Wah setelah snorkling sebagian namoak kecewa…katanya Karimun Jawa lebih bagus. Ya iyalah, masa iya dong..duren aja dibelah bukan dibedong..hehehe…mosok Karimun dibandingkan dengan Sangiang….pastilah bagusan Karimun Jawa.

Tapi setidaknya temen-temen kan sudah tahu toh, kalau deket-deket Jakarta ada juga sebuah pulau yang layak dikunjungi dan cukup bagus. Setelah snorkling, perjalanan diakhiri dengan minum air kelapa…hmm….lezaat….kenyang dan akhirnya Markipul…- Mari Kita Pulang..

Trims ya teman atas semua partisipasinya..see u on the next trip !

By : AMGD



Kirim komentar

Nama :

Email :

Isi Komentar :

Masukan Angka Berikut ini : 494


×