Trip Mlancong




Provinsi


Dipublikasikan pada Hari Senin, 3 Agustus 2015 WIB

Curug Malela Trip bersama mlancong-ers, 16-17 September 2011

Sebanyak 17 orang ikut dalam trip menyusuri keindahan Bandung Barat ini. Perjalanan yang dimulai tanggal 16 September jam 23.30 ini berawal di Gelael Pancoran dilanjutkan ke rumah Kang Roni di Sindangkerta. Jam 04.30 rombongan tiba di rumah Kang Roni, dilanjutkan dengan sholat subuh dan makan pagi.

Latar belakangnya Curug Malela

Cantik nggak sih aku...

In action

Curug Malela

Mejeng niee...

Bermain di curug

In action

Mandi di curug

Di bawah air terjun

In action

In action

Jam 7 pagi, rombongan melanjutkan perjalanan ke Curug Malela, kali ini diteruskan dengan naik ojek karena jalannya rusak dan berbatu. Perjalanan naik ojek inilah yang nampaknya banyak berkesan di hati mlancong-ers. Karena para ojeker bawa motornya kenceng-kenceng dan anjrut-anjrutan karena jalannya jelek dan bergelombang.

,”Duh pantat saya panas dan pegel nih, ”Kata Monlin, salah satu mlancong-ers yang ikut dalam Curug Malela trip. Waktu tempuh naik motor yang hampir satu setengah jam memang membuat pinggang lumayan pegel. Walaupun begitu, tetap terasa asyik karena pemandangan di sepanjang jalan sangat indah.

Kurang lebih jam 9 pagi semua peserta tiba di pos ojek terakhir. Menuju air terjunnya masih harus berjalan kaki kurang lebih 1,5 kilometer. Berangkatnya asyik, karena jalannya menurun tajam dan para peserta masih sangat antusias untuk melihat keindahan Curug Malela. Setelah hampir 2,5 jam di Curug Malela, semua peserta kembali ke atas. Dan kali ini perjalanan pulang terasa sangat berat, karena tanjakannya sangat-sangat tajam. Hampir semua peserta ngos-ngosan, dan bahkan ada yang harus beristirahat setiap 10 langkah karena kepalanya terasa pusing.

Dan akhirnya semua peserta bisa kembali ke atas dengan keadaan yang sehat semua. Perjalanan pulang dengan naik ojek dilanjutkan kembali menuju rumah Kang Roni melewati jalan-jalan yang berbatu lagi. Setelah sampai rumah Kang Roni, mlancong-ers bersih-bersih dan makan siang sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta.

Ke Curug Malela adalah sebuah perjalanan yang membutuhkan perjuangan, namun akan terbayar lunas dengan keindahannya. Semoga bisa kesana lagi...

(Redaksi)



Kirim komentar

Nama :

Email :

Isi Komentar :

Masukan Angka Berikut ini : 323


×