Trip Mlancong




Provinsi


Dipublikasikan pada Hari Senin, 3 Agustus 2015 WIB

Ahaii…Senengnya Ke Karimunjawa

Dan, hari yang ditunggu-tunggu pun tibalah sudah…..sore itu tanggal 1 Juni 2012 jam 17.20 saya dan driver mobil elf yang akan membawa Mlancong-ers ke Karimunjawa sudah menunggu di pelataran Gelael Pancoran, Jakarta selatan. Ahaa…Wikan, salah seorang peserta datang paling cepat. Selidik punya selidik, ternyata kantornya dekat banget dengan Gelael, makanya datang paling cepat !

Di Pelabuhan Pantai Kartini

Di atas kapal Bahari Express

Duuh senengnya...

Menjelang tour laut

Di Tanjung Gelam

In action

Sunset dengan latar belakang Pulau Menjangan Kecil

Snorkling di Pulau Menjangan Kecil

Di Pulau Menjangan Kecil

In action

Seiring beranjaknya matahari di ufuk barat, satu per satu semua peserta datang dan berkumpul membentuk formasi kecil di belakang mobil elf yang akan membawa ke Karimunjawa. Pukul 18.30 sudah berlalu, namun ada tiga peserta yang tak kunjung datang….duuh terjebak macet, biasa kalau Jumat sore. Hmm..Defrina, Heni dan Nani..ternyata masih terjebak macet. Wah Senanta mulai gundah keliatannya….ssstt…mereka semua temennya Senanta..hehehe.

Akhirnya jam 20.30 Defrina, Heni dan Nani pun datang…Segera sang driver yang sedari tadi menunggu, langsung menghidupkan mobil dan tancap gas membelah kemacetan tol Cikampek. Beberapa peserta yang baru kenal masih terlihat canggung ketika melintas di tol Cikampek. Baru ketika lagunya Bruno Mars dan Kate Perry diputar..hmm…mulai cair deh, mulai ngobrol satu sama lain. Sejam kemudian, satu per satu suara obrolan mulai hilang, malam semakin larut dan semua peserta tampak terlelap tidur dengan membawa mimpi masing-masing.

Berbeda dengan Sang sopir, yang berjibaku dengan kemacetan Pantura, beberapa orang bilang Pantura itu jalanan yang macet sepanjang masa. Ada saja yang dibetulin, jalannya lah, jembatannya lah, trotoarnya lah, dan itu tidak pernah selesai dari 25 tahun yang lalu, sampai dengan 2012. Busyeeet…pada kemana ya para pihak-pihak terkait.

Karena macet, yang seharusnya masuk Kalinyamatan, Jepara atau tepatnya di Rumah Makan Haji Ismun jam 6 pagi, kenyataannya jam 9 pagi baru sampai. Karena kapal dari Jepara berangkat jam 10.30, terpaksa menikmati sop dan garang Haji Ismun cepat-cepat dan alias super kilat…..Kurang lebih 15 menit kami semua berada di Haji Ismun, dan perjalanan ke pelabuhan Pantai Kartini pun dilanjutkan.

Walaupun waktu mendesak, tapi tetap saja Mlancong-ers masih sempat bernarsis ria…Senanta, Paulin, Defrina, Heni, Leli dan lainnya…nggak mau deh ketinggalan berfofo ria di pelabuhan Pantai Kartini. Tentunya dengan berbagai pose, ada pose malu-malu, pose senyum-senyum…dan ada yang berpose ala Trio Macan…hehehe.

Beberapa saat kemudian peluit panjang dari kapal cepat Express Bahari berbunyi, sebuah pertanda kapal akan segera berangkat. Wah ternyata kapal cepat Express Bahari on time juga….kalau tadi kena macet sekali lagi, wah benar-benar bisa ketinggalan kapal deh.

Kapal Express Bahari pun melaju, sebagian besar orang yang ada di dalam kapal tertidur, karena merasakan sensasi ayunan ombak pantai utara Jawa yang seksi. Sesekali terdengar beberapa peserta yang bercanda sampai dengan beberapa bule yang sedang dimabuk asmara. Hmm…enaknya bermesraan sembari diterpa oleh sepoinya angin laut.

Dua jam kemudian peluit panjang dari kapal pun terdengar, pertanda kapal Express Bahari akan segera merapat di Karimunjawa. Semua mata menjadi melek, orang-orang berdiri melihat gundukan Pulau karimunjawa dari kejauhan. Begitu merapat, semua orang berlomba tuk keluar yang paling cepat, namun sebaliknya Mlancong-ers tetap bertahan di atas kapal sampai semua orang habis..maklum…mau bernarsis ria..hehehe. Setelah itu barulah Mlancong-ers turun dari kapal dan menunggu mobil yang akan mengantar ke penginapan.

,”Hai Mas..apa kabar,” Sapa Sudar, orang yang akan membawa kami ke penginapan. Puri Karimun, itulah nama homestay tempat kami beristirahat selama di karimunjawa. Walaupun sederhana, namun puri ini terlihat bersih dan nyaman untuk dibuat tidur…walaupun semalam saja. Siang itu, kami semua hanya beristirahat selama beberapa menit saja dan dilanjutkan dengan tour laut.

Cuaca siang itu cukup terik, namun semangat Mlancong-ers untuk melihat keindahan Karimunjawa tetap membara. Begitu sampai di tujuan pertama, Pulau Gosong, semuanya langsung terjun ke laut. Hanya Ms.Deedee yang cuantik yang tidak terjun ke laut. ,”Katanya takut rambutnya basah…hehehe, susah ngeringinnya…,” ya sutralah.

Perjalanan selanjutnya adalah menuju Tanjung Gelam, salah satu view terbaik di Karimunjawa. Pasirnya putih, halus dan garis pantainya juga lumayan panjang…..view sunsetnya terbaik katanya disini..di Tanjung Gelam. Mlancong-ers berada disini sampai dengan maghrib, sebelum akhirnya perjalanan pulang ke penginapan dilanjutkan.

Waktu perjalanan pulang Mlancong-ers melihat warna langit yang bersemu merah kebiru-biruan…sangat sulit membayangkan keindahannya. Sampai-sampai Senanta, salah satu Mlancong-ers mengatakan kepada saya,” Mas..hati saya galau kalau melihat keindahan seperti ini,” wah dalam sekali artinya Senanta…hehehe.

Malam harinya dilanjutkan dengan makan malam bersama di lapangan Karimunjawa. Wah..suasananya sangat ramai sekali, karena hampir semua orang yang berkunjung ke Karimunjawa makan malam disini.  Pilihannya pun bermacam-macam, ada bakso, mie, jagung bakar, warteg, sampai dengan seafood.

Pilihan Mlancong-ers adalah seafood, walaupun dengan resiko akan menunggu lama karena ramai sekali antriannya. Dan betul juga, untuk mendapatkan menu pindang serai, kami harus menunggu selama 40 menit. Capai deeeh…sampai pada ngantuk. Namun penderitaan menahan lapar akhirnya terbayar lunas dengan lezatnya pindang serai…..dan akhirnya semuanya pulang ke penginapan untuk menyambut datangnya mentari pagi.

Minggu, Jam 6.30 pagi Mlancong-ers sudah bersiap untuk melanjutkan tour laut yang kedua. Kali ini tujuan pertama adalah Pulau Menjangan Kecil…waduuh…air lautnya bersih…koral nya bagus…mantab dah buat snorkeling. Apalagi dengan ditemani oleh ikan-ikan hias alami yang berada di sekitar pantai….huuh..mantab..mantab…

Perjalanan terakhir adalah ke Pulau Menjangan Besar untuk melihat penangkaran Hiu…dan ingat ! kita bisa mandi bersama hiu lo. Berani coba tantangan….! Setelah takut-takut akhirnya Paulin menjadi orang pertama dari Mlancong-ers yang mandi bersama hiu. Barulah diikuti oleh yang lain..ada Eka, Lena, Wikan, Estie, Leli dan lainnya.

Perjalanan ke Pulau Menjangan Besar sekaligus menutup serial perjalanan ke Karimunjawa…Samar-samar kulihat Pulaumu….makin mendekat terlihat makin indah…ingin selalu ku memelukmu…karena kamu selalu membuat hatiku galau dan gundah ( gubahan dari Senanta…hehehe )

 

Thanks all ya….Lely, Estie, Deedee, Senanta, Defrina, Heni, Nani, Lena, Eka, Wikan, Paulin…

By : AMGD



Kirim komentar

Nama :

Email :

Isi Komentar :

Masukan Angka Berikut ini : 581


×