Bakso Mang Bandi, Enak dan Menyegarkan

Minggu, 27 Februari 2011

wisata indonesia

Baca juga

Bayangkan, Sang pemilik, Mang Bandi dari berjualan pakai gerobak dorong tahun 1970 an, sekarang sudah berhasil memiliki beberapa rumah yang sekaligus dijadikan tempat berjualan baksonya sampai sekarang. Bahkan konon berhasil mengajak kerabatnya dari daerah untuk tinggal di sekitar warung baksonya, sekaligus membantu berbagai keperluan penjualannya.
 
Para kerabat yang membantu
Ini dia...Bakso Mang Bandi
Laris banget
Selamat siang Mang Bandi...
Alamat dan nomor telpon..
Tetelan ayam
Pangsit
Bacang
Es campur
Bakso bihun
Bakso campur

Dari mulai mengupas bawang putih, menyediakan pangsit untuk baksonya sampai dengan membantu menjual bakso. Boleh dikatakan kalau Bakso Mang Bandi ini tidak pernah sepi pengunjung, karena baru buka jam 10 an pagi dan jamsatu atau dua siang sudah habis. Apalagi kalau kita datang saat jam makan siang, bisa dipastikan untuk dapat tempat duduk saja harus antri beberapa saat.

Seperti apa sih Bakso Mang Bandi itu ? Bakso Mang Bandi tak ubahnya seperti bakso-bakso yang lain. Kuahnya ringan, dengan tambahan bihun atau mie dengan topping bawang merah. Yang membuat orang ketagihan adalah tetelan (tulang dengan sedikit daging) yang disediakan serta pangsitnya.

Pangsitnya mempunyai rasa yang cukup istimewa. ”Saya kalau makan disini bisa habis pangsit sampai 10 biji Pak, ” Kata Bu Iis salah satu pengunjung yang sedang makan bakso. Dan hal itu saya buktikan sendiri, 6 biji pangsit langsung habis dalam sekejap. Kalau mau lebih nyus lagi, silakan tambahkan bacang dalam campuran bakso anda, karena inilah yang menjadi ciri khasnya, Bakso dengan tetelan ayam dan bacang.

Selesai makan bakso, tak ada salahnya cicipi es campur yang disediakan. Kuah esnya tidak begitu berat, namun dengan tambahan susu, alpukat dan buah nangka menjadikan es campurnya mak cess di leher. Nikmat sekali makan bakso dengan diakhiri minum es campur.

Mang Bandi sendiri masih membantu secara langsung proses penjualannya dengan menjadi kasir. ”Silakan Pak..silakan..dengan suara yang agak parau,”. Memang bertambahnya umur Mang Bandi tak dapat dipungkiri dari rambut yang telah memutih dan tampilan fisiknya. Namun di umur yang senja, Mang Bandi telah membuktikan kalau beliau adalah seorang pekerja dan pengusaha yang tangguh hingga bisa sukses seperti sekarang.

By : AMGD



Kirim komentar

Nama :

Email :

Isi Komentar :

Masukan Angka Berikut ini : 612


×
 

Trip Mlancong




Provinsi