Taman Narmada, Pusat Wisata Kota Mataram, Lombok

Rabu, 11 Juli 2012

wisata indonesia

Di Tengah keramaian Kota Mataram, di Tengah-tengah pemukiman padat, ternyata terdapat sebuah taman yang sangat cantik. Taman seluas kurang lebih 2 ha yang dibangun oleh Raja Mataram Lombok, Anak Agung Ngurah Karang Asem pada tahun 1727 adalah lokasi upacara Pakelem yang dilakukan setiap purnama ke-5 tahun Caka atau sekitar bulan Oktober sampai November.

Narmada Park

Bale Loji

Pintu Bale Loji

Jalan diantara danau kembar

Salah satu danau dari danau kembar

Merajan Sanggah

Bale Loji

Taman yang indah

Kolam renang

Mata air danau ini berasal dari gunung Rinjani

Pura Kelasa

Pura Kelasa

Asyiknya mancing di Taman Narmada

Selain merupakan lokasi upacara, Taman Narmada dan dipakai yaitu lokasi peristirahatan Raja dalam saat musim kemarau. Taman cantik yang berada di desa Lembuah, kecamatan Narmada, kabupaten Lombok Barat atau kira-kira sepuluh km sebelah timur kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Nama Narmada diperoleh melalui nama anak sungai Gangga yang sangat suci pada India adalah Narmadanadi. Dulu kala diperkirakan nama Narmada digunakan demi menamai mata air yang membuat bermacam kolam dan suatu sungai pada lokasi tersebut. Namun lama-lama dikarenakan sebuah kebiasaan pada akhirnya nama Narmada menjadi sebutan untuk keseluruhan komplek Taman Narmada.

Taman Narmada dilindungi oleh pemerintah karena Taman Narmada sebagai kompleks bangunan cagar alam yang sudah terdaftar melalui daftar induk inventarisasi peninggalan sejarah serta purbakala pusat 1839. Seputaran Taman Narmada yang ada dalam pulau Lombok tersebut dibagi menjadi bermacam sesi, adalah gerbang nomor satu, Jabalkap, telaga Kembar, gapura Gelang atau yang boleh dimaksud Paduraksa, Mukedas, telaga Padmawangi, balai Loji, balai Terang, Patandaan, bangunan Sakapat, balai Bancingah, pura Kelasa dan pura Lingsar.

Dalam sebelah utara diawali dengan gerbang utama. Sehabis membuka gerbang nomor satu kita akan memasuki halaman Jabalkap yang di dalamnya ada telaga Kembar. Di sebelah selatan Jabalkap terdapat gapura Gelang yang menghubungkan Jabalkap bersama Mukedas, Di halaman Mukedas terdapat berbagai bangunan adalah Sanggah Pura, balai Pameraja dan balai Loji. Dalam sebelah selatan Mukedas ada gapura yang ke halaman Paseran. Dalam tempat tersebut terdapat serta balai Loji, telaga Padmawangi, Pawedayan, Pawargan, balai Terang, dan suatu bangunan terbaru yang tidak jelas statusnya. Dalam bagian timur halaman Pasarean ada pura Kelasa atau pura Narmada. sebelah selatan halaman Pasarean ada halaman Patandaan.

Unsur-unsur bangunan lainnya sebenarnya tetap sangat banyak merupakan contoh pancuran Sembilan yang lokasinya di atas Segara Anak. Selain itu, berada pula balai Petirtaan yang sumber mata airnya datang melalui Gunung Rinjani serta ialah tempat pertemuan tiga sumber air, yakni Suranadi, Lingsar, juga Narmada.

Dengan berbagai riwayat dan sejarah pentingnya, Taman Narmada menjadi sebuah tempat yang harus dikunjungi ketika kita berada di Lombok.

By : AMGD

( Diolah dari berbagai summer )



Kirim komentar

Nama :

Email :

Isi Komentar :

Masukan Angka Berikut ini : 790


×
 

Trip Mlancong




Provinsi