Nasi Jamblang Mang Dul, Seperti Makan di Kereta

Selasa, 10 April 2012

wisata indonesia

Beberapa pengunjung yang berada di depan saya terlihat kebingungan memilih lauk-pauk yang jumlahnya sekitar 20-an jenis. Giliran saya, ternyata kebingungan juga mau memilih lauk yang mana. Akhirnya saya menuruti saja apa yang dikatakan oleh sang penjualnya.

Seperti duduk di kereta

Memilih lauk

Memilih lauk

Sambalnya..

Paru..

Nasi jamblang

Alm.Mang Dul

Putri Mang Dul yang sekarang menjadi pengelola

Empal daging, tahu goreng, sambal, tempe goreng serta sate udang menjadi pilihan lauk saya. Untuk nasinya sendiri sudah dibungkus dengan daun jati, sehingga ketika pengunjung datang tinggal mengambil nasinya dan mencampurkannya dengan lauk yang ada.

Hmm…rasanya ternyata enak juga, terutama sambal dengan cabenya yang diiris kecil-kecil memanjang. Kelezatan tersebut akan bertambah lagi ketika krupuk kulit yang gurih dan kriuk-kriuk ikut menemani. Rasanya satu porsi nasi saja tidaklah cukup, rata-rata orang yang makan disini memesan dua porsi nasi.

Yang terlihat tak lazim adalah tempat duduk yang berada di warungnya. Memanjang dan berhadap-hadapan satu sama kain layaknya duduk di kereta. Dan justru hal ini malah membuat pengunjung satu dan yang lain menjadi kenal. Karena saya perhatikan ada beberapa pengunjung yang baru tegur sapa ketika berada disini.

Karena ramainya tersebut, tak salah kalau warung yang terketak di depan Grage Mall Cirebon tersebut menjadi salah satu ikon kuliner di Cirebon. Bahkan di akhir pekan, banyak sekali warga luar kota yang datang kesini khusus untuk menikmati kelezatan nasi jamblang Mang Dul.

Mang Dul sendiri sudah wafat beberapa tahun silam, dan pengelolaan warungnya kini diserahkan kepada putrinya. Mudah-mudahan warung nasi jamblang Mang Dul tetap bertahan sebagai salah satu identitas kuliner kota Cirebon.

By : AMGD



Kirim komentar

Nama :

Email :

Isi Komentar :

Masukan Angka Berikut ini : 269


×
 

Trip Mlancong




Provinsi